SELAMAT DATANG DI BLOG KELIK PRAMUDYA,BLOG INI DIBUAT HANYA UNTUK KEPENTINGAN PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN KHUSUSNYA DI BIDANG HUKUM, TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

Sabtu, 14 Mei 2011

KENAPA SEPEDA MOTOR TIDAK ADA “JAM”NYA ?

Sepeda motor bisa dibilang merupakan alat transportasi yang paling banyak digunakan di Indonesia. Masyarakat di Indonesia kebanyakan lebih memilih sepeda motor untuk bepergian ke mana saja, baik jauh maupun dekat. Keadaan ini sangat berbeda bila dibandingkan puluhan tahun yang lalu di mana jumlah sepeda motor masih sedikit dan harganya masih belum terjangkau sebagian besar masyarakat. Sekarang untuk memiliki sepeda motor sangatlah mudah. Motor bisa dibeli dengan cara kontan maupun kredit dengan uang muka dan cicilan sesuai kantong. Maka tidak heran pula jika motor mendominasi jalan.

Di sisi lain ada persoalan yang timbul dari pemakaian sepeda motor. Yaitu masih rendahnya kesadaran pengemudi di jalan raya. Sering kita lihat pengemudi yang ugal-ugalan dan ketidakterampilan pengemudi dalam menghadapi situasi tertentu. Selain keterampilan, kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas juga harus dimiliki oleh pengemudi sepeda motor. Kalau tidak akibatnya adalah kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan ini bisa membahayakan diri sendiri ataupun orang lain.

Kecelakaan lalu lintas di jalan memang didominasi sepeda motor. Faktor penyebabnya berbagai macam. Namun di sini saya menyoroti tentang kekurangan yang ada pada sepeda motor. Suatu kecelakaan bisa saja terjadi karena pengemudi tidak berkonsentrasi. Salah satunya ketika harus melihat waktu. Sepeda motor selama ini tidak dilengkapi dengan alat Jam. Sampai saat ini saya tidak pernah melihat ada sepeda motor yang ada “jam” nya. Memang hal ini dirasa sepele tapi penting. Bayangkan saja atau kita pernah alami sendiri, ketika harus beradu dengan waktu dan mengendarai sepeda motor, kita akan kesulitan untuk mengetahui waktu atau jam berapa ketika perjalanan. Seringkali kita harus berhenti sebentar hanya untuk melihat waktu. Jika tidak kita tentu akan melihat jam sambil jalan, ini tentu sangat berbahaya.

Oleh karena itu di sini saya menyarankan kepada para produsen sepeda motor agar menambahkan “jam” pada produksinya yang dapat mudah dilihat oleh pengemudi. Misalnya ditempatkan dekat speedometer, ini tentu memudahkan pengemudi, jadi pengemudi tidak sudah-sudah harus berhenti dulu, melihat jam tangan, atau mengeluarkan HP. Semoga ini menjadi pertimbangan dan bahan masukan bagi para produsen sepeda motor.

Tidak ada komentar: